Enhanced Ultra-Wideband (UWB) Circular Monopole Antenna with Electromagnetic Band Gap (EBG) Surface and Director

2014 ◽  
Author(s):  
Amir I. Zaghloul ◽  
Youn M. Lee ◽  
Gregory A. Mitchell ◽  
Theodore K. Anthony
Automatika ◽  
2020 ◽  
Vol 61 (3) ◽  
pp. 482-495 ◽  
Author(s):  
Yahiea Al Naiemy ◽  
Taha A. Elwi ◽  
Lajos Nagy

2011 ◽  
Vol 23 ◽  
pp. 109-118 ◽  
Author(s):  
Dalia Mohammed Nasha Elsheakh ◽  
Hala A. Elsadek ◽  
Esmat Abdel-Fattah Abdallah ◽  
Hadia M. El-Hennawy ◽  
Magdy F. Iskander

Author(s):  
Harfan Hian Ryanu ◽  
Dhoni Putra Setiawan ◽  
Edwar

Antena Ultra-Wideband (UWB) dengan karakteristik natural pita lebar adalah solusi yang baik dalam memenuhi kebutuhan perkembangan teknologi nirkabel yang saat ini membutuhkan antena yang dapat beroperasi pada beberapa pita layanan sekaligus. Namun, antena UWB tidak terlepas dari permasalahan interferensi elektromagnetik pada beberapa layanan yang tidak digunakan. Oleh karena itu, diperlukan modifikasi pada antena UWB agar dapat mengatasi permasalahan interferensi elektromagnetik tersebut. Dalam makalah ini, perancangan antena mikrostrip UWB berbentuk heksagonal monopole planar dengan karakteristik peningkatan lebar pita menggunakan struktur Electromagnetic Band Gap (EBG) dan triple notch band dengan menggunakan tiga jenis slot telah dilakukan. Pengujian dilakukan dengan mengintegrasikan struktur EBG untuk dapat bekerja pada rentang lebar pita 2,8–16 GHz pada antena, lalu menambahkan kombinasi slot berbentuk huruf L, slot horizontal, dan slot melingkar dengan ukuran dimensi yang berbeda ke dalam patch untuk mendapatkan penolakan tiga pita frekuensi, yaitu pada frekuensi WLAN (4,9−6,2 GHz), komunikasi downlink satelit X-Band (7,1−7,6 GHz), dan komunikasi Direct Broadcasting Satellite (DBS) (12,2−12,7 GHz). Dengan metode ini, berhasil diperoleh peningkatan lebar pita antena UWB dari 7,72 GHz menjadi sebesar 13,22 GHz, tanpa mengubah karakteristik pola radiasi antena. Penambahan tiga notch band juga berhasil diimplementasikan tanpa harus mengubah dimensi antena keseluruhan, yaitu sebesar 35,6 mm × 27,3 mm.


Circuit World ◽  
2017 ◽  
Vol 43 (2) ◽  
pp. 56-62 ◽  
Author(s):  
El Amjed Hajlaoui

Purpose The purpose of this paper is to present a new dual-band printed monopole antenna with a partial ground with two notched bands based on electromagnetic band gap (EBG) structures. A new type of EBG antenna with radiation patterns and antenna gains over the operating bands has been developed. Design/methodology/approach The proposed antenna consists of a pair of EBG structures using a transmission line model. The proposed antenna is designed on an FR4 substrate with a thickness of 1 mm and permittivity (er) = 4.3. Findings The measured results show good dual-band operations with −10 dB impedance bandwidths of 9.1 and 36.2 per cent centered at 2.45 and 6.364 GHz, respectively, which covers the wireless local area network (WLAN) operating bands. Originality/value A new type of EBG antenna with radiation patterns and antenna gains over the operating bands has been developed.


2010 ◽  
Vol 52 (5) ◽  
pp. 1159-1164 ◽  
Author(s):  
Dalia N. Elsheakh ◽  
Hala A. Elsadek ◽  
Esmat A. Abdallah ◽  
Magdy Iskander ◽  
Hadia Elhenawy

Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document