Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an
Latest Publications


TOTAL DOCUMENTS

82
(FIVE YEARS 82)

H-INDEX

0
(FIVE YEARS 0)

Published By Universitas PGRI Yogyakarta

2502-4264, 2338-980x

Author(s):  
Laila Nursafitri ◽  
Arif Mahya Fanny

Keterampilan presentasi merupakan keterampilan yang berkaitan dengan penyajian dan penyampaian kembali pengetahuan. Hal ini penting untuk dikuasai oleh mahasiswa kependidikan yang harus mampu menyampaikan kembali materi kepada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan presentasi mahasiswa melalui penugasan mind mapping dalam online learning. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas model Susman dengan langkah-langkah yaitu: (1) diagnosing (2) action planning, (3) taking action, (4) evaluating, (5) specifying learning. Subjek penelitian berjumlah 15 orang mahasiswa program studi Pendidikan Agama Islam STAI Darussalam Lampung. Instrumen penelitian terdiri dari lembar observasi pembelajaran online, dokumentasi, dan catatan refleksi diri. Sedangkan analisis data menggunakan persentase dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penugasan mind mapping dalam pembelajaran online dapat meningkatkan keterampilan presentasi mahasiswa. Keterampilan presentasi dalam penelitian ini meliputi keterampilan menerjemahkan keterampilan menginterpretasi, dan keterampilan mengekstrapolasi.


Author(s):  
Johar Alimuddin

Pembelajaran daring di Madrasah Ibtidaiyah Al Mahdy Sindangsari pada masa pandemi Covid-19 dilakukan secara daring dengan menggunakan gawai dan aplikasi Whatsapp. Kendala yang dihadapi dalam pembelajaran daring yaitu tidak semua peserta didik mempunyai gawai dan orang tua yang tidak bisa mendampingi anak belajar di rumah karena kesibukannya. Upaya yang dilakukan guru untuk mengoptimalkan pembelajaran daring dilakukan melalui buku kendali belajar dari rumah, waktu pengumpulan tugas yang fleksibel, dan kunjungan ke rumah peserta didik.


Author(s):  
Via Yustitia ◽  
Dian Kusmaharti

Pembelajaran matematika secara daring saat pandemi covid-19 merupakan sebuah tantangan yang harus dihadapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pembelajaran matematika secara daring. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Data diperoleh dengan memberikan tes dan angket. Tes untuk mengetahui pemahaman konsep matematika. Angket respon digunakan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berdasarkan respon mahasiswa. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD semester 1 yang terdiri dari 100 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring kurang efektif, hal ini dikarenakan faktor internal maupun eksternal. Hasil tes pemahaman konsep menunjukkan 35% mahasiswa belum tuntas. Kualitas internet juga mempengaruhi kelancaran pembelajaran. Hal ini dapat mengakibatkan mahasiswa kurang optimal dalam memahani konsep. Mahasiswa berharap dosen lebih kreatif membuat video pembelajaran yang dapat digunakan mahasiswa untuk mengingat kembali materi diskusi.


Author(s):  
Astri Rahmawati ◽  
Elta Al Pina ◽  
Panut Setiono ◽  
Nani Yuliantini ◽  
Wurjinem Wurjinem

AbstrakPenelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mengetahui kendala pembelajaran daring di SD Negeri 38 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini merupakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pengumpulan data yang dilakukan secara observasi, wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala yang dialami guru selama pembelajaran daring yaitu sulitnya mencari strategi yang sesuai dengan pembelajaran daring, guru kurang menguasai penggunan teknologi dan hanya menggunakan aplikasi WhatsApp, cara penilaian (sikap, pengetahuan, keterampilan) yang kurang efektif, kurangnya fasilitas yang dimiliki siswa dalam mendukung pembelajaran daring, sering terjadinya gangguan koneksi internet sehingga menghambat dalam proses pembelajaran daring, kuota bantuan dari Kemendikbud yang tidak dapat digunakan, guru tidak bisa menilai secara langsung kelemahan dan kelebihan setiap siswa, tugas yang diberikan oleh guru kepada siswa kebanyakan dikerjakan oleh orang tua siswa.Kata Kunci: Kendala, Pembelajaran Daring, Pandemi AbstractThis research was conducted to determine the obstacles to online learning at SD Negeri 38 Bengkulu City. This type of research is descriptive qualitative. The data collection technique was done by observing, interviewing and documenting. Data analysis used in this research is data collection by observation, interviews. The results showed that the obstacles experienced by teachers during online learning were the difficulty of finding strategies that were suitable for online learning, teachers were not good at using technology and only used the WhatsApp application, ineffective methods of assessment (attitudes, knowledge, skills), lack of facilities owned by students. In supporting online learning, there are frequent internet connection disruptions that hinder the online learning process, the quota for assistance from the Ministry of Education and Culture cannot be used, the teacher cannot directly assess the weaknesses and strengths of each student, the tasks given by the teacher to students are mostly done by parents students.Keywords: Constraints, Online Learning, Pandemic  


Author(s):  
Willes Pangesti ◽  
Elvira Hoesein Radia

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Kembali seberapa besar pengaruh model pembelajaran Discovery Learning terhadap hasil belajar IPA siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis. Penelitian diawali dengan merumuskan masalah, kemudian menelusuri hasil penelitian yang relevan untuk dianalisis. Pengumpulan data dilakukan dengan menelususri jurnal elektronik melalui Google Cendekia dan studi dokumentasi perpustakaan. Dari hasil penelusuran diperoleh sumber data dari 6 jurnal dan 4 skripsi mahasiswa. Analisis data menggunakan cara deskriptif-kualitatif. Berdasarkan hasil analisis data didapatkan hasil bahwa model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa sekolah dasar, dari hasil terendah sebesar 17% dan hasil tertinggi sebesar 48% dengan rata-rata sebesar 28,33%. Dari hasil perhitungan effect size didapatkan skor sebesar 3,09 dengan kategori tinggi.


Author(s):  
Hilary Relita Vertikasari Sekarningrum ◽  
Gregorius Ari Nugrahanta ◽  
Irine Kurniastuti
Keyword(s):  

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul permainan tradisional guna menumbuhkan karakter kontrol diri anak usia 6-8 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R & D) tipe ADDIE. Penelitian ini melibatkan enam guru dari berbagai daerah untuk analisis kebutuhan, tujuh validator untuk expert judgement, dan enam anak untuk uji coba modul secara terbatas. Hasil penelitian menunjukkan 1) Modul permainan tradisional untuk menumbuhkan karakter kontrol diri anak usia 6-8 tahun dikembangkan berdasarkan langkah-langkah dalam ADDIE, yaitu Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate; 2) Kualitas modul permainan tradisional secara keseluruhan adalah “sangat baik” dengan skor 3,98 (skala 1-4) dengan rekomendasi “Tidak perlu revisi”; dan 3) Penerapan modul permainan tradisional berpengaruh terhadap karakter kontrol diri anak. Hasil uji signifikansi menunjukkan t(5) = 3,929; p < 0,05. Besar pengaruh adalah r = 0,87 yang masuk kategori “efek besar” atau setara dengan 75,50%. Artinya, modul permainan tradisional dapat menjelaskan 75,50% perubahan varian pada karakter kontrol diri. Tingkat efektivitas ditunjukkan dengan N-gain score sebesar 66,07% yang masuk kategori “sedang”.


Author(s):  
Ade Windari ◽  
Dian Kusmaharti ◽  
Cholifah Tur Rosidah

This research is motivated by the role of the family in accompanying children to learn by paying attention to aspects of learning behavior, namely psychomotor, affective, cognitive students. During the Covid-19 pandemic, the role of families, especially parents, is to accompany children to learn when learning is done online. With the research title, the role of the family in accompanying children to study in grade 1 students at RT 05 Dukuh Kupang Gang XV Surabaya. Based on the results of the validity of observation data, interviews and questionnaires/questionnaires on the role of the family in accompanying children to study at RT 05 Dukuh Kupang Gang XV Surabaya with "very good" psychomotor, affective and cognitive learning behavior. From a comparison of the three data collection techniques, namely the results of unstructured observations, the researcher saw firsthand the activities of the family's role when accompanying children was very good, the researcher continued with an unstructured interview by asking several questions, the results of the interview were very good, the informant was very honest and open to researchers, followed by filling out a questionnaire / questionnaire that researchers have presented with excellent results.Keywords: Role of Family, aspects of learning behavior.


Author(s):  
Suyanti Suyanti ◽  
Maya Kartika Sari ◽  
Vivi Rulviana

Teknologi dalam dunia pendidikan berkembang sangat cepat, guru di tuntut bisa memanfaatkan ragam media dalam pembelajaran daring. Di SDN Kebonalas sudah menerapkan pembelajaran online dengan media whatsapp, tetapi perlu ada media alternative lain yang membuat siswa tidak cepat bosan. Media powtoon salah alternative yang bisa digunakan dalam pembelajaran online yang dapat memotivasi siswa karena didalamnya berisi video animasi.  Penelitian tindakan kelas, dengan tehnik Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan kualitatif diskriptif. Hasil penelitian dan pembahasan sebagai berikut: 1). penggunaan powtoon dapat meningkatkan motivasi belajar siswa di SDN Kebonalas, 2). Penggunaan media powtoon meningkatkan motivasi belajar sekaligus meningkatkan hasil belajar siswa di SDN Kebonalas pada tiap siklus dari  72,88 menjadi 89,90. 


Author(s):  
Siti Mutrikah ◽  
Ryky Mandar Sary ◽  
M. Yusuf Setia W

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasikemampuan menyelesaikan soal cerita pada materi penjumlahan di kelas 3 SD N Rejosari 02 Semarang.(2) mengindentifikasi kendala siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi penjumlahan di kelas 3 SD N Rejosari 02 Semarang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu tes dan wawancara.Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan menyelesaikan soal cerita dan pedoman wawancara.Tes kemampuan menyelesaikan soal cerita yang digunakan berupa soal uraian yang terdiri dari 5 soal.Analisis data yang digunakan adalah triangulasi teknik.Hasil penelitian 1 yaitu dari 28 siswa kemampuan menyelesaikan soal cerita pada materi penjumlahan di kelas 3 SD N Rejosari 02 Semarang diperoleh 57,14% berkemampuan rendah, 28,57% berkemampuan sedang, dan 14,29% berkemampuan tinggi.Hasil penelitian 2 yaitu kendala siswa dalam menyelesaikan soal cerita pada materi penjumlahan di kelas 3 SD N Rejosari 02 Semarang disebabkan oleh faktor internal dari minat belajar siswa, faktor eksternal dari guru, teman dan peran orang tua.


Author(s):  
Murniyati Murniyati

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran CTL. Penelitian merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VI SD Negeri 2 Selomarto semester I tahun pelajaran 2018/2019. Instrumen penelitian ini yaitu angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi pra siklus hanya 13% siswa yang memiliki motivasi belajar yang tinggi sehingga dilakukan upaya peningkatan motivasi belajar pada siklus I menggunakan metode pembelajaran CTL. Hasil tindakan siklus I menunjukkan bahwa baru 74% siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi sehingga masih perlu diberi tindakan pada siklus II. Sementara pada siklus II sudah 100% siswa yang menunjukkan motivasi belajar yang tinggi. Hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa metode pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa. Kata Kunci : Metode Pembelajaran, CTL, Motivasi, Belajar


Sign in / Sign up

Export Citation Format

Share Document